Rose belum sempat membalas ucapan Arthur ketika suara ketukan pintu tiba-tiba terdengar.Tokk.... Tokk.... Tokk.....Rose langsung berdiri tegak dan mundur setengah langkah dengan wajah yang langsung berubah panik. Arthur hanya tersenyum kecil melihat ekspresi lucu itu.“Masuk,” ucap Arthur, kembali memasang wajah profesionalnya dalam hitungan detik.Ken mendorong pintu masuk, membawa tablet dan beberapa dokumen. Begitu melihat Rose dan Arthur berdiri terlalu dekat, ia sempat berhenti sepersekian detik lalu pura-pura tidak melihat apa-apa.“Tuan, ini dokumen yang harus Anda telaah sebelum meeting dengan investor Jepang jam sembilan,” lapor Ken sambil menyerahkan berkas pada Arthur.“Baik,” Arthur menerima berkas itu dan langsung menatanya di meja.Lalu Ken mengangguk pada Rose. “Nona Rose, divisi keuangan sudah menghubungi saya. Mereka bilang Anda mengambil laporan yang benar, dan saya akan memprosesnya.”Rose tersenyum ramah. “Baik, terima kasih, Ken.”Ken menunduk singkat lalu kelua
최신 업데이트 : 2025-11-28 더 보기