Restoran itu terletak hanya lima menit dari kantor, menempati bangunan bergaya modern minimalis dengan dinding kaca besar yang menampilkan pemandangan jalanan kota. Dari luar tampak sederhana, tapi begitu masuk, suasananya langsung berubah hangat, lampu gantung berwarna kekuningan, aroma kopi bercampur roti panggang, serta musik jazz lembut yang mengalun pelan.Rafael membuka pintu lebih dulu, menahan agar Aurora bisa melangkah masuk dengan anggun. “Silakan, my love,” ucapnya pelan, membuat Aurora tersipu.“Dasar kamu ini,” jawab Aurora sambil tertawa kecil.Seorang pelayan segera menyambut, lalu mengantar mereka menuju meja di sudut dekat jendela. Dari sana, mereka bisa melihat lalu-lalang orang di trotoar, namun tetap mendapat privasi yang cukup. Rafael menarik kursi untuk Aurora sebelum duduk di hadapannya.“Tempatnya bagus,” komentar Aurora sambil memandang sekeliling. “Tenang, tapi tetap hangat.”“Aku tahu kau suka suasana seperti ini,” jawab Rafael, menatapnya dengan senyum tipi
Last Updated : 2025-11-16 Read more