LOGINRafael Valentino menyimpan dendam membara pada mantan mitranya. Edgar Marvelo, pria licik yang menggelapkan jutaan dolar dan membuat cabang perusahaan mereka runtuh. Edgar menghilang tanpa jejak. Kesempatan balas dendam datang saat Aurora Marvelo, putri semata wayang Edgar, kembali dari Paris. Aurora tak tahu apa-apa soal kejahatan ayahnya, apalagi kebencian yang Rafael simpan terhadap keluarganya. Rafael menuntut Aurora untuk membayar utang sang ayah, bukan dengan uang, tapi dengan kebebasannya, pilihannya, bahkan harga dirinya. Kini, Aurora terjebak bekerja di bawah kendali Rafael. Di tengah tekanan dan konflik, apakah benih cinta bisa tumbuh dari tanah yang dipenuhi dendam?
View MoreAurora menangis lega, tubuhnya lemas tapi senyumnya merekah. “Itu… anak kita,” suaranya bergetar. Suster dengan sigap membersihkan dan membungkus bayi itu dengan selimut hangat sebelum menyerahkannya pada Rafael. Tangan Rafael gemetar saat menerima putra kecilnya untuk pertama kali. “Halo, anakku…” ucapnya pelan, air mata bahagia membasahi wajahnya. Ia mendekat ke Aurora, menunjukkan bayi mereka. “Lihat, sayang… dia sempurna. Kau luar biasa,” Rafael mengecup kening istrinya, suaranya penuh rasa syukur. Aurora menatap bayi mungil itu dengan mata berbinar, lalu menyentuh pipi anaknya yang lembut. “Aku… aku tidak percaya dia benar-benar ada,” katanya sambil tersenyum lemah. Rafael duduk di sampingnya, merangkul Aurora dan bayi mereka sekaligus. Suara tangisan kecil si bayi memenuhi ruangan, namun bagi mereka, itu adalah melodi terindah yang pernah mereka dengar. *** Langit sore tampak cerah ketika mobil Rafael perlahan memasuki halaman rumah mereka. Aurora duduk di kursi b
Di luar, langit malam bertabur bintang, suara deburan ombak mulai terdengar samar. Rafael memeluk Aurora dengan erat menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya. “Aku mencintaimu, Aurora. Mulai malam ini, dan untuk selamanya.” Aurora menatapnya dengan senyum tulus, matanya berkilau. “Aku juga mencintaimu, Rafael.” Perlahan mata mereka mulai terpejam di sisa-sisa kenikmatan. Kelelahan dan kebahagiaan malam pengantin itu menambah cinta yang akan terus tumbuh. *** Satu bulan kemudian, di rumah mewah mereka Aurora tengah duduk di tepi ranjang dengan napas berdebar. Di tangannya, sebuah test pack menunjukkan dua garis merah yang jelas. Aurora terdiam beberapa detik, memastikan matanya tidak salah melihat. Saat kesadaran penuh menghampirinya, matanya membesar dan bibirnya terbuka lebar. “Ya Tuhan,” ucapnya lirih, lalu jeritan kecil penuh kebahagiaan meluncur dari bibirnya. “Rafael!” panggilnya dengan suara bergetar. Rafael, yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan hand
Mobil pengantin perlahan berhenti di depan sebuah vila mewah yang berdiri di tepi pantai. Lampu-lampu taman memancarkan cahaya lembut, memantulkan siluet pohon kelapa yang bergoyang diterpa angin malam. Suara ombak yang berdebur di kejauhan memberi suasana tenang dan intim, seolah menyambut pasangan pengantin baru itu. Rafael turun lebih dulu, mengenakan tuxedo putihnya yang kini tampak lebih santai dengan dasi kupu-kupu yang dilepaskannya. Ia segera membuka pintu untuk Aurora, yang turun dengan gaun pengantin panjang berkilauan, ujungnya tersapu angin malam. Rafael tersenyum, memandang istrinya dengan penuh cinta. “Selamat datang di tempat kita malam ini,” ucapnya sambil menggenggam tangan Aurora erat. Aurora tersenyum kecil, matanya berbinar sekaligus terasa lelah setelah seharian menjalani prosesi pernikahan. Mereka berjalan beriringan menuju pintu vila. Saat Rafael membukanya, aroma bunga segar dan wangi lilin aromaterapi langsung menyambut. Ruangan itu dihias dengan sentuhan
Di tengah sorakan dan tepuk tangan, mereka berdua berjalan menuruni altar dengan tangan yang saling menggenggam erat. Senyum merekah di wajah keduanya. Menjadi tanda kebahagiaan yang akan selalu hadir dalam pernikahan mereka. *** Ballroom hotel mewah itu dipenuhi cahaya keemasan dari lampu kristal yang berkilauan, menciptakan suasana yang elegan sekaligus hangat. Meja-meja bundar berlapis taplak putih berhiaskan vas bunga mawar dan lilin beraroma lembut, sementara musik klasik mengalun pelan, menemani para tamu menikmati pesta resepsi yang baru saja dimulai setelah akad nikah yang mengharukan. Aurora menatap sekeliling, matanya berkaca-kaca melihat begitu banyak orang yang datang merayakan kebahagiaan mereka. “Aku masih tidak percaya semua ini nyata,” bisiknya pada Rafael. Rafael tersenyum lembut, menepuk tangan istrinya. “Ini nyata, Aurora. Kamu istriku sekarang, dan mulai hari ini, kita akan memulai hidup baru.” Mereka berjalan beriringan menyapa para tamu. Marissa, yang k
Aurora mengangguk, kali ini dengan tulus. "Terima kasih. Aku menghargainya."Keduanya pun berpisah di pinggir jalan itu. Aurora melangkah menjauh, menyetop taksi yang lewat, sementara Kevin tetap berdiri di tempat, memperhatikan Aurora masuk ke dalam mobil dan menghilang di antara lalu lintas kota.
Aurora makin merapatkan tubuhnya ke Rafael, menggandeng tangannya dan menggoyang-goyangkannya manja. “Tapi kali ini sungguh-sungguh. Aku nggak mau kamu marah.”Rafael masih berusaha menahan wajah cemberutnya, tapi jelas terlihat sudut bibirnya mulai bergerak, menahan senyum yang hampir muncul.“Uda
“Hai, Aurora. Aku harap kau nggak keberatan aku menelpon. Kupikir kita perlu ngobrol lagi, sudah lama sejak pertemuan terakhir,” suara Kevin terdengar ceria di ujung sana.Aurora tersenyum kecil, menyembunyikan rasa terkejutnya. “Iya, aku juga nggak nyangka bisa ketemu kamu lagi.”“Aku juga,” jawab
Aurora menggeleng pelan. “Tidak juga, hanya saja Kevin orang yang cukup ramah.”“Ramah ya…” Rafael mengulang pelan. “Terlalu ramah, menurutku.”Aurora meliriknya. “Kenapa? Takut kehilangan partner bisnis?”Rafael menatapnya dengan tajam namun lembut. “Bukan partner bisnis yang kupikirkan.”Aurora m






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore