Sidang internal Balai Medis Kekaisaran digelar tanpa kemegahan. Tidak ada genderang, tidak ada pengumuman terbuka. Ruangan panjang itu dipenuhi tabib senior, notulis, dan beberapa pengawas istana yang duduk sebagai saksi pasif. Agenda resmi menyebutnya sebagai evaluasi rutin, namun semua orang tahu inti pertemuan ini adalah mengenai Lin Qian, metode yang digunakannya. Untuk pertama kalinya, pendekatan yang selama ini dijalankan satu orang dibedah sebagai kemungkinan kebijakan.Dokumen-dokumen tebal dibagikan. Grafik, catatan pasien, perbandingan angka sebelum dan sesudah. Semua tersusun rapi, terlalu rapi untuk diabaikan. Lin Qian duduk di sisi ruangan, tidak di tengah, tidak pula di belakang. Ia tidak membawa catatan tambahan. Baginya, data sudah berbicara lebih keras daripada argumen lisan.Beberapa tabib senior terlihat gelisah. Reformasi, sekecil apa pun, selalu berarti perubahan posisi. Metode Lin Qian bukan hanya soal teknik medis, tapi soal cara mengambil keputusan, soal hier
Read more