Istana Kekaisaran tidak lagi bergerak dengan ritme yang rapi. Lorong-lorong yang biasanya sunyi dipenuhi bisik-bisik, langkah tergesa, dan tatapan penuh kewaspadaan.Keputusan Kaisar pada sidang sebelumnya menciptakan retakan yang menjalar cepat, memecah keseimbangan lama yang selama ini dijaga dengan kepatuhan pura-pura. Setiap faksi membaca situasi dengan cara berbeda, menghitung untung rugi, dan bersiap mengambil posisi.Para pejabat sipil terbelah. Sebagian berdiri di belakang aturan lama, khawatir perubahan akan meruntuhkan fondasi kekuasaan mereka. Sebagian lain melihat celah untuk membangun tatanan baru, lebih fleksibel, lebih menguntungkan. Mereka tidak sepenuhnya mendukung Lin Qian, namun menyadari bahwa keberanian Kaisar membuka peluang bagi pergeseran kekuasaan yang telah lama mereka tunggu.Di luar aula, getaran itu menjalar hingga ke lapisan bawah istana. Tabib junior, pelayan, penjaga, bahkan juru tulis kecil yang selama ini tak diperhitungkan, mulai menunjukkan sikap.
Read more