Sore harinya, Nadine sudah berdiri di depan sebuah bangunan berlantai tiga dengan tampilan modern bernuansa abu-putih.Nadine mendongak, matanya menyipit. “Mba Sarah?” panggilnya pelan.“Iya?” Sarah menjawab santai sambil membenarkan sling bag-nya.“Kamu yakin ini kosannya?” tanya Nadine ragu. “Ini lebih mewah dari yang aku bayangkan, Mba.”Sarah terkekeh. “Ini emang kosan mewah, Mba,” katanya menekankan kata terakhir sambil mengedipkan mata. “Rekomendasi temenku. Dia pernah tinggal di sini setahun.”Nadine menelan ludah. “Tapi ini pasti mahal banget.”“Enggak mahal kok, cuma 4 juta sebu—”Belum selesai bicara, Nadine langsung memotong dengan cepat, “Empat juta? Yang bener aja, Mba?”“Mba, ini Jakarta loh. Lagian fasilitasnya lengkap loh. Ada AC, perabotannya lengkap, kamar mandi dalam, dapur, bisa bebas bawa masuk pacar atau temet.”Nadine langsung menyikut pelan lengan temannya. “Skip ah! Kemahalan!”“Mba, kamu juga harus tau, ini tempatnya juga nyaman dan aman. Tuh, ada satpam 24
Last Updated : 2026-01-16 Read more