"Yah— kamu benar." Dirga menegakkan punggungnya, seolah baru tersadar pada satu kenyataan yang sengaja ia kesampingkan. Gerakannya refleks—menjaga jarak saat Nadine mulai menyebut nama yang sama-sama mereka hindari. "Aku lupa kalau masih punya Clara." Kalimat itu jatuh pelan, tapi cukup untuk menghantam. Nadine meremas ujung kemejanya sendiri di bawah meja. Jemarinya mengerut, menahan sesuatu yang mengganjal di dada. Ia benci saat harus mengingat fakta menyebalkan itu—fakta yang selalu berhasil mengembalikan jarak di antara mereka. "Apa kamu cemburu?" Dirga menoleh. Nada suaranya terdengar ringan, nyaris menggoda, namun matanya mengamati setiap perubahan kecil di wajah Nadine. "Kalau aku bilang iya, apa semua bisa merubah kenyataan yang ada?" Jawaban itu membuat Dirga tak kuasa menahan senyum di bibirnya. Senyum tipis—nyaris tak terlihat. Apalagi Nadine sudah terlanjur membuang muka, menatap ke arah lain seolah percakapan ini terlalu menyakitkan untuk dilanjutkan. "Nggaklah."
最終更新日 : 2026-02-13 続きを読む