Malam itu, Pak Hendra yang sedang menunggu kepulangan putrinya, tiba-tiba terkejut mendengar suara seseorang yang masuk ke rumahnya. "Siapa di sana?" tanya Pak Hendra. "Ara, kamu kah itu, Nak?" serunya dengan cemas. Zahra sedikit terkejut. Tangannya yang masih memegang daun pintu langsung ditarik, napasnya tercekat sejenak sebelum ia berbalik. "Iya, Yah ... ini Ara sudah pulang," jawabnya cepat, suaranya sedikit bergetar. Pak Hendra yang duduk di kursi ruang tengah menoleh dengan penuh rasa ingin tahu. "Kenapa kamu berdiri di situ lama sekali? Dari tadi ayah dengar pintu dibuka, tapi kamu tidak masuk-masuk." Zahra melangkah mendekat, berusaha tersenyum. "Capek, Yah. Jadi Ara berhenti sebentar." "Kamu terlihat seperti orang yang ketakutan," kata Pak Hendra curiga. Zahra terkejut. "Tidak, Ayah. Ara hanya ... kaget." "Kaget kenapa?" tanya Pak Hendra lembut namun penasaran. Zahra menggeleng perlahan. "Tidak ada apa-apa, sungguh." Pak Hendra bangkit perlahan dan mendeka
Last Updated : 2026-01-19 Read more