Setelah beberapa waktu bekerja, akhirnya tiba saatnya untuk istirahat siang. Kantin Mahendra Group yang luas mulai dipenuhi oleh karyawan dari berbagai divisi. Suara sendok yang beradu dengan piring, tawa kecil, dan obrolan santai memenuhi ruangan. Zahra masuk sambil membawa nampan berisi nasi putih, sayur, dan ayam goreng sederhana. Ia memilih duduk di sudut, tidak terlalu mencolok. Hari pertamanya bekerja membuatnya merasa lelah, dan ia hanya ingin makan dengan tenang. Belum sempat Zahra duduk, suara seorang perempuan terdengar dari belakang. “Eh, ini dia rupanya gadis itu?” ucapnya dengan nada penuh kebencian. “Orang baru yang sok pintar,” lanjut suara itu, kali ini lebih keras. “Asisten pribadi CEO.” Zahra yang tidak mengerti pun berpura-pura tidak mendengar. Beberapa orang menoleh, tetapi Zahra tetap melanjutkan langkahnya, berusaha mengabaikan. Namun, langkahnya terhenti ketika seorang perempuan berambut panjang bergelombang, mengenakan dress ketat dan riasan tebal, berdiri
Last Updated : 2025-12-25 Read more