Setelah dari kafe, mereka bertiga berjalan menuju mobil Raymond yang terparkir di parkiran.Suasana masih terasa canggung, setidaknya bagi Dara dan Raymond. Sementara Rara terlihat sangat ceria, melangkah dengan ringan sambil sesekali bersenandung."Ayo kita ke rumah sakit sekarang. Aku pengen lihat Papa," ajak Rara sambil membuka pintu mobil bagian depan. Dia duduk di kursi penumpang, sementara Dara masuk ke kursi belakang.Raymond menghidupkan mesin mobil tanpa berkata apa-apa. Tangannya menggenggam setir dengan erat, rahangnya mengeras. Matanya menatap lurus ke depan, tidak berani melirik kaca spion untuk melihat Dara yang duduk di belakang.Mobil melaju keluar dari area parkir. Jalanan ibukota cukup ramai meskipun sudah lewat jam sibuk pagi. Rara menyalakan radio, lagu pop ceria mengalun pelan dari speaker."Ray," panggil Rara dengan suara manja. Tanpa menunggu jawaban, dia menyandarkan kepalanya di bahu Raymond.Raymond tersentak kaget. Tangannya hampir memutar setir terlalu taja
Last Updated : 2025-12-27 Read more