Yunita memang ada bersama Brian tapi Safira kembali cemas karena hari mulai menjelang malam. "Kapan dong, makan malamnya?" Dumelnya pada Yunita. Yunita hanya mengangkat bahunya. Ia sudah selesai menyuapi Brian. "Susul saja mereka ke kolam renang, Nyonya. Mungkin mereka keasyikan berenang." Sahut Yunita memberi saran. 'Ide bagus.' Safira segera bergegas keluar dari kamar Yunita. Ia bertanya pada security yang bergerombol di lobby untuk bertanya, "Dimana kolam renangnya?""Lurus aja setelah belok kiri dari depan situ, Bu."Seperti biasa Safira lupa mengucapkan terimakasih. Ia langsung berjalan dan terus berjalan sampai akhirnya ia menemukan kolam renang itu. "Kok sepi, ya?" Gumamnya pada diri sendiri. Tapi ia lalu terkejut mendengar teriakan Evara, "Punya hak apa Kamu menyentuh wajahku?!"Pemandangan di depan mata Safira membuat darahnya mendidih. Evara berteriak marah tapi suaranya bergetar karena gemetar. Suasana di sekitarnya juga sepi. Safira tahu kalau Evara sangat ketakut
最終更新日 : 2026-02-24 続きを読む