Hardika melirik Arlo sekilas, lalu tertawa lepas. "Jadi, mitra Fellis itu kamu ya? Apa yang perlu dirahasiakan?""Kalau kamu juga kenal Dovi, berarti kita semua sudah orang dalam. Aku bicara terus terang saja. Felix, Dovi, dan aku tertarik dengan perusahaan farmasi kalian. Kami ingin masuk sebagai pemegang saham!"Hardika memang datang hanya sebagai perantara, awalnya sekadar memperkenalkan Dovi dan Felix kepada Fellis.Tak disangka Arlo muncul. Dia pun tidak banyak berpikir lagi. Dia tahu Arlo pernah menang di pertandingan arena, tetapi menurutnya Arlo hanya seorang preman yang bisa pengobatan. Di Keluarga Parham, orang seperti itu banyak.Dia menebak Arlo bisa menjadi mitra Fellis juga karena jasanya mengobati penyakit Rayanza.Melihat itu, ekspresi Fellis sedikit menegang. Dengan nada tidak senang, dia berkata, "Kak, kamu ini mewakili dirimu sendiri atau mewakili Keluarga Parham?"Sejak kecil, Hardika memang agak takut pada adik sepupunya ini. Dia tersenyum kaku. "Ini .... Aku 'kan
Read more