Dimas menatap sebentar ke arah Karina yang mematung di sebelah Dimas. Wanita itu menatap layar ponsel Dimas seolah melihat sesuatu yang mengejutkan. “Kenapa Kar?” Karina tersentak, tersenyum dan melirik Dimas sekilas, “Ng-nggak kok. Bukan apa-apa.” Karina memasukkan ponsel Dimas ke dalam phone holder dashboard. Namun gerakan tangannya kaku, seperti menyembunyikan kepanikan.Dimas menangkap gestur tak biasa itu dan mengernyitkan kening.Begitu sampai di apartemen, Dimas mengaktifkan layar ponsel. Menemukan pesan dari Caca.[ Caca : (deleted message) ][ Caca : Pak, maaf saya salah kirim, maksudnya mau kirim ke Mas Revan. 🙏🏼]Sebelah alis Dimas naik, tanpa mengacuhkan pesan itu lebih jauh, dia meletakkan ponselnya ke atas mini bar dapur. Dilihatnya Karina sedang duduk dengan pandangan kosong di sofa ruang tengah. Wajahnya pucat, seperti sesuatu yang berat tengah menggantung di pikirannya.Kekhawatiran lekas menyergap Dimas. Pria itu menghampiri Karina, duduk di sebelahnya.“Kamu kena
Last Updated : 2025-12-17 Read more