"Selamat pagi, Alden Sayang!" Pagi itu, Leo dan Elisa berdiri di depan boks bayi sambil menatap Alden yang baru bangun tidur, tanpa drama, tanpa tangisan, dan Alden langsung tersenyum begitu membuka matanya. "Akkhh!" Alden berteriak pelan. "Auw ... auw ...." "Oh, anak Mama sudah berkicau lagi," seru Elisa gemas. "Anak Papa sudah tidak demam lagi." Leo menyentuh dahi dan leher Alden. Demam yang semalam benar-benar sudah tidak ada, suhu Alden sudah normal. Alden pun membuka mulutnya begitu lebar, seolah ingin bicara, tangan dan kakinya menendang seolah begitu bahagia pagi itu. "Oh, dia menggemaskan sekali, Leo!" "Iya, Sayang. Susui sebentar, lalu bawa keluar. Bik Imah dan semua pasti sudah menantikan kabar Alden." Elisa mengangguk. Ia pun menyusui bayinya dan Alden langsung menyusu dengan rakus seperti biasanya. Elisa terus tersenyum merasakan bayinya yang sudah normal seperti biasanya. Tidak lama kemudian, Alden selesai menyusu dan Elisa pun membawanya keluar. Di luar, Bik Ima
Ler mais