Rezon baru saja tiba di lobi rumah sakit. Ia melangkah cepat menuju ruang kerjanya yang terletak di ujung koridor eksekutif lantai tiga. Sebagai Kepala Rumah Sakit sekaligus dokter bedah ternama, ruangan Rezon adalah yang paling luas dibandingkan dokter lain.Beberapa perawat dan staf yang berpapasan dengannya memberikan sapaan hormat. Namun, pikiran Rezon sudah melompat ke daftar pasien yang harus dikunjungi pagi ini.Seperti biasa, asisten setianya, Perawat Sonya, sudah berdiri di depan pintu sambil memegang jadwal hari ini."Selamat pagi, Dokter Rezon," sapa Sonya."Pagi. Apa kau sudah menyiapkan semua data pasien yang akan kuperiksa? Kita akan ke mana dulu?" tanya Rezon tanpa berhenti."Sudah, Dokter. Pertama, kita akan ke kamar VIP 301, pasien Bapak Candra."Rezon mengangguk. Tangannya terulur hendak memegang gagang pintu ruangannya, tetapi Sonya buru-buru mencegah."Tunggu sebentar, Dokter," Sonya berbisik hati-hati. "Di dalam ada tamu yang menunggu Anda."Rezon menarik tanganny
Last Updated : 2025-12-16 Read more