Tiga bulan telah berlalu. Waktu terasa cepat, namun setiap harinya dipenuhi tawa, canda, dan kehangatan yang membuat rumah keluarga selalu hidup. Raka selalu menatap Anaya dengan mata penuh cinta, dan Anaya pun semakin lengket, manja, dan konyol di hadapannya. Panggilan khas mereka “Saset” dan “Kadal Buntung” masih menjadi hiburan setiap pagi, siang, dan malam.Mereka tidak lagi sekadar pasangan kontrak. mereka benar-benar suami istri yang menikmati setiap momen kebersamaan. Raka mulai lebih kreatif dalam menggoda Anaya, baik di rumah maupun di luar. Ia selalu ingin membuat istrinya tersenyum, bahkan saat Anaya sedang sibuk atau capek.Namun, di balik tawa dan kebahagiaan itu, ada sesuatu yang mengganjal di hati Anaya. Selama beberapa hari terakhir, ia merasa lemas, tubuhnya mudah lelah, dan beberapa kali hampir pingsan ketika berdiri terlalu lama.Ia selalu menutupi perasaan itu, tak ingin membuat khawatir Raka ata
Last Updated : 2025-12-02 Read more