Suasana sore itu tampak tenang di rumah Raka. Matahari mulai meredup, cahaya hangatnya menembus tirai, menciptakan bayangan lembut di ruang tamu.Raka duduk di sofa, menekuri layar ponsel sambil telponan dengan Reyhan, sahabatnya yang selalu bisa menenangkan hati dan memberi nasihat lucu soal rumah tangga.“Bro… kamu yakin mau mulai pilih nama bayi sekarang? Jangan keburu stres ya,” suara Reyhan terdengar dari speaker ponsel.“Hahaha… iya, tapi aku cuma pengen brainstorming aja. Lagian… Anaya kan lagi santai, nggak ribet soal ngidam, jadi aku pengen manfaatin momen ini,” jawab Raka sambil tersenyum, setengah menatap ponsel, setengah memperhatikan Anaya yang sedang duduk di kamar tidurnya.Namun, tiba-tiba, dari kamar terdengar suara jeritan nyaring.Seketika Raka menegang.“Apa itu?!” pikirnya sambil berdiri, ponsel masih di tangan.Suara itu… terdengar seperti Anaya kesakitan.“Sayang!!” Raka berteriak panik, meletakkan ponsel
Last Updated : 2025-12-07 Read more