Minggu itu suasana di rumah Raka–Anaya terasa berbeda.Anaya memasuki minggu-minggu terakhir sebelum HPL, tubuhnya mulai lelah, tapi tetap terlihat menawan.Perutnya yang membesar sudah mulai membuatnya lamban berjalan, tapi ia tetap semangat mengurus rumah kecil mereka.Raka yang biasanya selalu energik, tiba-tiba menjadi sosok yang tak biasa: ia sendiri yang kelihatan menderita.Seminggu terakhir, Raka merasakan mules yang luar biasa.Awalnya ia pikir cuma capek kerja atau salah makan, tapi sakit perutnya terus berulang dan semakin kuat.Setiap kali ia duduk di mejanya di kantor, wajahnya berubah pucat, menahan sakit. Ia mencoba tersenyum pada rekan-rekannya, tapi setiap kali memegang perut, ekspresinya jelas menunjukkan ketidaknyamanan.“Bro… kamu oke nggak?” tanya Reyhan, sahabat sekaligus rekan kerja Raka, sambil menatap Raka yang meringis di kursinya.Raka cuma menghela napas panjang, memegangi pe
Last Updated : 2025-12-11 Read more