Hati Anaya sedang diliputi kegelisahan. Setelah kejadian ciuman pipi yang spontan dari Jay, Anaya masih sulit menenangkan dirinya. Setiap kali menatap Raka, rasa panik muncuL, bagaimana kalau Raka salah paham? Anaya duduk teras depan , menatap pepohonan yang bergoyang perlahan diterpa angin. Tangan Raka yang hangat berada di sampingnya, ia menepuk lembut punggung Anaya, seperti biasa, tapi kali ini Anaya merasa sedikit cemas. “Mas, ku nggak tahu harus gimana,” gumam Anaya pelan, seolah berbicara pada dirinya sendiri. “Aku nggak mau Mas salah paham.” Raka menoleh, menatap Anaya dengan mata penuh perhatian. “Apa yang bikin kau panik? Ceritain aja sama Mas . sipa tau Mas bisa bantu.” Anaya menunduk, menggigit bibir bawahnya. “Mas, nggak marah ya ke aku,” katanya terbata-bata, matanya menat
Last Updated : 2025-11-22 Read more