Matahari sore memancarkan cahaya hangat ke halaman rumah keluarga Raka. Suasana taman kecil yang selalu menjadi saksi tawa dan kebahagiaan mereka kini terasa lebih damai. Raka duduk di bangku kayu panjang, satu tangan memeluk Anaya, sementara tangan lainnya menutup sebuah kotak kayu tua yang berisi dokumen kontrak pernikahan mereka.Kotak itu tampak sederhana, tapi bagi Raka, maknanya begitu dalam. Ia menatapnya sebentar, menarik napas dalam, lalu tersenyum pelan. “Saset… lihat ini,” katanya sambil menepuk kotak di pangkuannya. .“Semua masa lalu, semua kontrak… sekarang aku simpan di sini. Kita tutup buku itu, dan aku janji… kita tulis ulang kisah kita, bukan dengan tinta, tapi dengan cinta.”Anaya menatap Raka, matanya berbinar-binar. Ia bisa merasakan ketulusan yang terpancar dari setiap kata, setiap gerakan Raka. Tanpa sadar, ia menempelkan wajahnya di bahu Raka, menyembunyikan pipin
Last Updated : 2025-11-27 Read more