Selena mengangguk pelan sambil memegang berkas di tangannya. Ekspresinya kembali profesional, seolah tidak pernah melihat apa-apa sebelumnya.“Saya akan memeriksa kontraknya,” ujarnya singkat.Lyra mengangguk tipis, ia kemudian kembali membuka tasnya dan mengeluarkan beberapa lembar sketsa desain yang sudah ia siapkan sejak semalam.“Kebetulan, aku juga sudah menentukan tema dan karya pembuka yang akan ditampilkan nanti,” katanya sambil meletakkan sketsa itu di atas meja.Selena sedikit tertarik, ia melangkah mendekat, berdiri di samping Lyra agar bisa melihat lebih jelas.“Bisakah Anda menjelaskannya, Nona Lyra?” tanyanya. “Saya akan mencoba merekamnya supaya bisa saya pelajari lagi nanti.”Lyra tersenyum kecil, ia tidak keberatan, justru merasa itu akan membantu pekerjaan mereka ke depan.“Tentu,” jawab Lyra singkat.Ia mulai menjelaskan, suaranya tenang namun penuh keyakinan, menguraikan konsep, makna warna, hingga arah desain yang ingin ia tampilkan sebagai pembuka.Sementara itu,
Mehr lesen