"Dan ini adalah koper terakhir. Pak Rangga, Bu Ayu, saya pamit dulu. Selamat beristirahat. Kalau ada perlu apa-apa, Pak Rangga bisa langsung hubungi saya," ucap Pak Tri seraya meletakkan koper besar berbahan polycarbonate itu di samping meja konsol lobi dalam apartemen.Rangga tersenyum ramah, melangkah mendekati sopir paruh baya itu. "Terima kasih banyak ya, Pak Tri. Maaf sudah merepotkan dari pagi, apalagi tadi sempat ada drama sedikit.""Ah, tidak apa-apa, Pak Rangga. Sudah tugas saya," Pak Tri terkekeh pelan, menyalami tangan Rangga dengan penuh hormat. "Ibu Roselyn juga pesan ke saya tadi, pastikan Pak Rangga dan Bu Ayu nyaman. Kalau begitu, saya permisi dulu, Pak.""Iya, Pak Tri. Hati-hati di jalan. Nanti kalau saya butuh diantar ke kantor atau tempat lain, saya kabari via WhatsApp.""Siap, Pak. Selamat siang, Bu Ayu," pamit Pak Tri.Ayu tersentak kecil dari lamunannya, lalu menyunggingkan senyum canggung. "Iya, Pak Tri. Terima kasih banyak, ya."Setelah pintu utama apartemen te
Last Updated : 2026-08-11 Read more