“Kak Bin, Ardan nunggu Kak Bin dari tadi,” Ardan menarik Binar masuk, melewati ketegangan di ruang tamu.Binar tak enak masuk begitu saja melewati Nurma dan Selene, tapi tak bisa berbuat banyak saat Ardan dengan semangat menarik lengannya.“Ardan, ada Tante Selene di sini, ayo sapa dulu,” kata Nurma, mencoba memanggil Ardan.Saat bocah itu menoleh dia hanya tersenyum lebar pada Selene.“Oh, Tante, Ardan main dulu sama Kak Bin, ya!”Selene tersenyum kaku, sedangkan Nurma mendelik padanya. “Ardan!”Binar hanya mengikuti Ardan hingga ke taman belakang. Beberapa pembantu melirik mereka, membuat Binar sedikit tak nyaman, tapi dia berusaha fokus pada Ardan.Bocah itu memungut miniatur pesawat yang tergeletak di rumput. “Kak Bin jadi pasukan ya, kita perang lawan musuh!”Binar tersenyum, berlutut di sebelah Ardan dan dengan sabar menanggapi permainan imajinasinya.“Wah, seru banget, Tante ikutan ya?”Suara itu membuat Binar dan Ardan mendongak. Selene berdiri di sana, tersenyum lembut. Binar
Last Updated : 2025-12-06 Read more