Surabaya menyambut dengan udara panas dan lalu lintas yang semrawut. Namun, hal itu tak menyurutkan energi mereka yang langsung menyelesaikan beberapa pekerjaanSetelah serangkaian pertemuan melelahkan di salah satu hotel berbintang di pusat kota, Bhaga merasa kepalanya berdenyut. Rapat dengan mitra bisnis, seorang pria paruh baya bernama Budiman, yang ternyata adalah sahabat dekat papinya berjalan alot.Banyak tuntutan yang tidak masuk akal, banyak sindiran halus yang menguji kesabarannya."Pak Bhaga ini memang pekerja keras, ya," ujar Budiman di akhir pertemuan, sambil menjabat tangan Bhaga lebih lama dari seharusnya. Matanya sempat melirik ke arah Alya yang duduk manis di samping Bhaga, dan kini suaranya sedikit berbisik, "Asisten barumu juga cantik. Cocok untuk menemani dinas dan jadi teman bekerja."Bhaga hanya tersenyum tipis, melepaskan jabat tangan dengan cepat. Tak ingin semakin melantur, dia cepat berpamitan dan menuju hotel untuk istirahat.Tetapi Bhaga tak bisa istirahat,
Last Updated : 2026-02-18 Read more