"Oma! Tante Elyssa yang nyuruh. Katanya, nanti panggil Ibu itu ‘Oma’!"Tanpa sadar, sudut bibir Tatiana terangkat. Sebuah senyuman tipis— senyuman tulus yang sudah lama ini tidak pernah muncul— akhirnya menghiasi wajahnya lagi."Jadi, kau mau aku yang memasak untukmu?""Iya. Soalnya… Bulan mau nyobain masakan Oma,” seru Bulan.Tatiana terkekeh pelan, namun tetap terlihat anggun. "Kau ini pintar sekali merayu, ya."Entah kenapa, hati Tatiana yang sekeras batu tiba-tiba melunak. Ia memutuskan untuk turun ke dapur sendiri. Setelah berkutat dengan penggorengan, ia menyajikan kentang itu di depan Bulan."Ini, makanlah. Jangan berharap terlalu banyak kalau rasanya tidak enak. Aku baru saja melihat resepnya di internet," ucap Tatiana gengsi.Bulan bukannya mengambil garpu, malah membuka mulutnya lebar-lebar. "Aaah."Tatiana mengerutkan kening. "Apa ini? Kau mau disuapi?""Dua tangan Bulan lagi peluk boneka. Jadi, Bulan gak bisa makan sendiri."Tatiana mendengus pelan, hampir tertawa. "Astaga
Last Updated : 2025-12-23 Read more