Begitu mereka keluar dari toilet, Marina dan Nirmala sudah berdiri di depan pintu dengan wajah yang sangat cemas. Keduanya langsung menghampiri Elyssa."Lis, kamu kenapa? Kok tiba-tiba lari?" tanya Marina, dengan nada gemetar karena panik.Nirmala, ikut menimpali. "Iya, Nak. Kamu pucat sekali. Apa kamu sakit?”Sean yang masih merangkul pinggang Elyssa mencoba menenangkan suasana. "Elyssa muntah-muntah, Bu, Ma. Katanya tiba-tiba gak enak badan pas cium bau roti tadi," jawab Sean tenang.Mendengar kata muntah, Marina dan Nirmala justru makin panik."Loh, kok bisa? Apa jangan-jangan keracunan?" seru Marina nyaris histeris.Namun, Sean justru terkekeh kecil melihat kepanikan kedua ibu di depannya. Dengan nada santai dan senyum yang sulit disembunyikan, ia berbisik, "Tenang saja, Bu, Ma. Kayaknya Elyssa gak sakit, tapi mungkin hamil. Makanya mual dan muntah begini.”Seketika, suasana tegang itu berubah total.Marina dan Nirmala saling pandang, lalu wajah mereka berubah cerah seketika. Rasa
Last Updated : 2026-02-06 Read more