Atmosfer di ruangan itu seketika turun drastis hingga ke titik beku. Rahang Aldean mengeras sempurna, tatapan matanya menajam, menatap putrinya dengan sorot mata elang yang teramat mengintimidasi.“Sekali lagi kamu merendahkan Celine, Papa nggak akan segan-segan menghukummu,” desis Aldean rendah, penuh penekanan yang membuat bulu kuduk merinding.Namun, Kayra yang sudah dibutakan oleh amarah, justru semakin menantang. Ia melangkah maju, memangkas jarak dengan sang papa.“Kenapa Papa selalu belain Celine?! Dia itu cuma cewek murahan yang nggak tahu diri, Pa!” teriak Kayra bertubi-tubi tanpa tahu malu.“Dia udah rebut perhatian dan cinta Papa dari aku... dari Mama! Dan sekarang...” Kayra menjeda kalimatnya, napasnya memburu ugal-ugalan dengan air mata yang kian deras. “...aku yakin... pasti gara-gara dia juga Mama masuk penjara! Seharusnya Papa bantuin Mama, bukan malah belain cewek murahan itu! Kasihan Mama, Pa!”Kayra memukul pelan dada bidang papanya, meluapkan seluruh rasa frustra
Last Updated : 2026-05-30 Read more