Cassian sadar arti tatapan itu, ia sungguh tak mengerti apa yang begitu membanggakan tentang hal sepele. Meskipun ia berpikir begitu, melihat Winter membuat raut wajah arogan membuat perutnya tergelitik.Cassian pikir itu telah berakhir dan dia berniat menarik tangannya kembali, namun tiba-tiba warna putih cahaya itu berubah perlahan-lahan menjadi merah, merah yang pekat dan mengerikan hampir seperti kepulan darah yang tiba-tiba menjadi asap, lalu suara suara retakan datang.PRANGG Bola cahaya itu hancur, kepingannya menyebar di udara sampai akhirnya terjun ke bawah, tangan Cassian bergetar dalam sekilas, otot-ototnya menegang hingga seakan ia terkena listrik.Tak dapat ia sembunyikan bahwa jantungnya sempat menggebu dalam seperkian detik. Begitu ia mengangkat pandangannya, di sana Winter dan Runette menatapnya."A-ah aku tidak sengaja memecahkan...benda itu." Cassian gagap, keringat menetes dari pelipisnya dengan suhu dingin. Apa yang membuat mereka berdua terpana? Apakah mereka
Dernière mise à jour : 2025-12-18 Read More