"Kamu ingin aku memasukkannya, Sherry?""Iya, Kak. Masukkan, masukkan, ahhh!!!"Sherry mencoba mengangkat badan bagian bawahnya agar kejantanan Aaron segera masuk, bagaimana pun juga ini sangatlah menyiksa.Matanya basah menatap Aaron, memohon dengan sangat agar segera dimasuki olehnya."Tolong, Kak. Tolong... ahhhh, tolong ...."Dia terus merintih sementara Aaron menciumi lehernya dengan brutal."Kalau masuk ... kamu bisa hamil," bisiknya, di sebelah telinga Sherry."Tidak apa-apa, aku mau hamil, aku ingin mengandung anakmu, Kak. Tolong, tolong...."Aaron akhirnya luluh dengan tatapan memohon Sherry, dia pun menggesek kembali kejantanannya dan kemudian Aaron mendorong ... sekali dorongan panjang, perlahan tapi dalam, mengisi Sherry sampai penuh. "A, aaaa.... "Sherry membuka mulut tapi tidak ada suara keras yang keluar. Matanya terpejam. Mulutnya menggigit bibir Aaron lagi, tidak keras, hanya menggigit lalu melepaskan, seperti ingin memastikan ini nyata."Uh, ahhh ... ahhh." Aaron
Read more