Sebuah taksi online sudah menunggu di depan gerbang.Galaxy berdiri di teras dengan koper besar di sampingnya dan ransel tersandang di bahu. Ia mengenakan hoodie universitasnya, siap kembali ke realitas sebagai mahasiswa rantau.Aurora, yang kini sudah segar dengan pakaian kasual, memeluk adiknya erat-erat."Jangan lupa makan, Gal," pesan Aurora, mode 'Kakak Cerewet'-nya aktif. "Kurangi mie instan. Kalau uang bulanan kurang, bilang Kakak. Jangan minjem teman.""Iya, Kak Rara, iyaaa," jawab Galaxy, menepuk punggung kakaknya. "Uang jajan aman kok, kan sekarang punya Kakak Ipar Sultan."Galaxy melepaskan pelukan, lalu menyengir ke arah Rasya yang berdiri di samping Aurora."Ya kan, Bang Rasya?" goda Galaxy.Rasya, yang sejak tadi berusaha menyembunyikan ketegangan soal Paris di balik wajah tenangnya, tertawa kecil. "Aman. Kirim aja nomor rekening kamu kalau darurat.""Mantap!" seru Galaxy. Ia kemudian mengeluarkan ponselnya, mengarahkan kamera ke wajah mereka bertiga."Oke, Guys. Gue b
Read more