Beberapa hari berlalu sejak fermentasi dimulai. Gudang anggur itu tidak pernah kembali ramai seperti dulu. Ia hidup perlahan—dengan jumlah pekerja yang terbatas, langkah yang terukur, dan ritme yang dijaga ketat. Tidak ada teriakan. Tidak ada perintah berlebih. Hanya suara kayu digeser, cairan dituangkan, dan catatan yang terus diperbarui. Osric mengawasi semuanya dengan ketelitian yang belum pernah ia gunakan sebelumnya. Setiap tong diperiksa, setiap perubahan suhu dicatat, setiap aroma dicium tanpa tergesa. Tidak ada yang dianggap sepele. Elowen bergerak di antara barisan tong, memastikan segel rapat, tidak ada celah, tidak ada tanda tangan asing yang berani menyentuh proses itu. Ia jarang bicara, tapi matanya awas. Pagi itu, Sebastian masuk ke ruang fermentasi dengan clipboard di tangannya. Langkahnya mantap. Tidak terburu. Di belakangnya, Avelinne mengikuti—tidak sejajar, tidak tertinggal jauh. Kehadirannya tenang, seolah ia sudah tahu ke mana proses ini akan bergerak.
Terakhir Diperbarui : 2026-01-14 Baca selengkapnya