Arka memperhatikan momen itu dengan seksama.Bella berdiri tegak, tinggi menjulang dengan heels 7 cm, pinggangnya ramping, perutnya rata. Dia tampak seperti model majalah bisnis. Di hadapannya, Nia berdiri dengan tubuh yang melebar, kaki yang sedikit bengkak, dan perut buncit enam bulan.Kontras itu begitu nyata."Eh, Bu Nia," sapa Bella ramah, membungkuk sopan dengan senyum manisnya. "Mau antar makan siang buat Bapak ya? Sini Bu, biar saya bantu bawakan ke meja. Kelihatannya berat."Nia memandang Bella dari ujung kaki ke ujung rambut. Arka bisa melihat kilatan insecurity di mata istrinya. Nia secara refleks menarik rantangnya mendekat ke dada, seolah ingin menutupi perut buncitnya dari tatapan wanita sempurna di depannya."E-enggak usah, Mbak Bella. Makasih," jawab Nia pelan, suaranya terdengar kecil. "Saya bisa sendiri kok."Bella tersenyum maklum. "Silakan, Bu. Bapak ada di dalam."Bella minggir, memberi jalan. Nia melangkah masuk dengan kepala sedikit tertunduk.Begitu Nia melewat
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-16 อ่านเพิ่มเติม