Momen yang akan menghantui pikiran Arka berhari-hari ke depan.Bella membawa Amara ke dekat jendela besar yang menghadap ke taman, menjauhi keramaian sofa agar bayi lebih tenang. Cahaya matahari pagi pukul sepuluh menerobos masuk lewat tirai vitrase putih, jatuh menyinari siluet Bella.Dengan gerakan yang sangat alami dan keibuan, Bella menimang Amara. Dia menggoyangkan pinggulnya perlahan gerakan ritmis yang menonjolkan bentuk tubuhnya yang ideal sambil bersenandung pelan."Twinkle, twinkle, little star..." suara Bella merdu, rendah, dan menenangkan.Ajaibnya, Amara yang tadi rewel di tangan Nia dan Arka, kini diam. Bayi itu menatap wajah Bella, seolah terhipnotis oleh kecantikannya.Arka, yang duduk di sofa mendengarkan Dimas, menoleh ke arah jendela.Waktu seolah berhenti bagi Arka.Dia melihat pemandangan itu: Seorang wanita cantik, wangi, terawat, menggendong anaknya dengan penuh kasih sayang di bawah sinar matahari. Rambut hitamnya berkilauan, kemeja putihnya yang sedikit menera
Last Updated : 2026-01-25 Read more