Tiga minggu telah berlalu sejak insiden surat hitam misterius itu. Kehidupan rumah tangga Arka dan Nia terasa damai di permukaan, seolah badai tak pernah mengintip.Malam itu, di kamar tidur utama, suasana terasa hangat. Arka sedang bersandar di kepala ranjang sambil mengecek email di tabletnya, sementara Nia baru saja selesai melakukan rutinitas skincare malamnya di depan meja rias.Tiba-tiba, Nia terkikik geli. Bahunya berguncang menahan tawa.Arka menurunkan tabletnya, menatap istrinya heran. "Kenapa ketawa sendiri, Yang? Ada yang lucu di kaca?"Nia memutar kursi riasnya menghadap Arka, wajahnya masih geli."Enggak, Mas. Aku cuma keinget kejadian tadi siang pas penyaluran dana CSR di Bekasi. Sumpah, itu kocak banget kalau dipikir-pikir.""Cerita dong," Arka meletakkan tabletnya sepenuhnya, senang melihat istrinya bahagia."Jadi kan aku datang ke kantor kecamatan buat serah terima renovasi PAUD itu. Karena buru-buru dari pasar, aku cuma pake kemeja batik biasa sama celana bahan. Ngg
Last Updated : 2026-02-01 Read more