Malam sudah turun. Suasana semakin semarak dan jauh lebih santai. Semua orang bertepuk tangan heboh saat penyanyi pria asal Irlandia muncul untuk menambah semarak suasana.Hamish dan Kalea terlihat begitu bahagia. Keduanya kini sedang bersiap hendak memasuki sesi melempar buket bunga.“Ada apa?” tanya Hamish saat Jordi tiba-tiba datang mendekat.Pria tinggi besar itu pun berbisik. Memberi tahu perihal Sarah, Elias, dan Marissa yang sekarang sudah di dermaga pulau. Hendak pulang lebih awal.“Sepertinya ada hal serius. Laporan dari staff resort, Nyonya Marissa pergi dengan tak henti menangis.”Hamish menghela napas, lalu mengangguk.“Terima kasih infonya,” ucapnya sedikit kesal. Ia menganggap berita tentang Elias, Sarah, dan Marissa sebuah hal tak penting yang hanya merusak suasana hati.“Jordi!” panggil Hamish.“Ya, Tuan.”“Pergilah bersenang-senang. Sudah. Jangan pikirkan lagi soal pekerjaan. Bersantailah. Nikmati pestanya.”“Tapi, Tuan ….” Jordi langsung mengatupkan lagi mulutnya saa
Last Updated : 2026-01-29 Read more