Kinara tampaknya segera menyadari perubahan raut wajah Liora setelah pertanyaannya tadi. Udara di antara mereka sempat mengeras. Bukan karena kata-kata yang salah, melainkan karena perasaan yang terlalu cepat disimpulkan.Dengan cekatan, Kinara mengibaskan tangan sambil tertawa kecil, berusaha mencairkan suasana.“Aduh, jangan salah paham,” katanya ringan. “Aku lihat judul gambarmu. Silent Husband. Jadi aku pikir itu maksudnya suamimu, kan?”Liora mengedipkan mata cepat, lalu menghela napas pendek.Astaga. Dia sendiri tidak mengerti kenapa dadanya sempat panas. Kinara sama sekali tidak mengatakan hal yang aneh. Tidak ada nada menggoda, tidak ada maksud tersembunyi. Dia hanya bertanya tentang sebuah karya seni.“Oh iya. Iya, benar,” jawab Liora tergagap, lalu tersenyum malu. “Maaf, aku kepikiran yang aneh-aneh.”Kinara tertawa lagi. Kali ini lebih lepas.“Tenang. Aku paham kok,” ujarnya. “Kadang judul gambar memang lebih sensitif dari
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-07 อ่านเพิ่มเติม