Rega memacu mobilnya menuju kantor, tapi di tengah perjalanan, dia berubah pikiran. Ia membelokkan mobilnya menuju suatu tempat dengan ekspresi wajah yang semakin mengeras. Pesan Lilyan yang tidak ingin memperpanjang masalah dengan Gina benar-benar tidak bisa diterima oleh akal sehatnya. Wanita itu telah mengkhianati sahabatnya sendiri, mencoba menghancurkan hidupnya, dan kini Lilyan ingin memaafkannya begitu saja? Tidak, bagi Rega, perbuatan Gina tidak bisa dibiarkan begitu saja. "Maafkan aku Lilyan, aku nggak bisa mengikuti keinginanmu." Dengan kecepatan tinggi, Rega memacu mobilnya menuju ke suatu tempat di pinggir kota. Di sana, tepatnya di sebuah ladang kosong, berdiri bangunan tua yang terlihat sepi. Namun, beberapa orang berpakaian serba hitam tampak berjaga di sekitar tempat itu dengan kewaspadaan tinggi. Mereka adalah anak buah Rega. Begitu mobilnya berhenti, beberapa orang segera mendekat dan membuka pintu mobil untuknya. "Tuan Rega," sapa salah satu dari mereka
Terakhir Diperbarui : 2025-12-29 Baca selengkapnya