LOGIN"Tolong pelan-pelan... " "Apa ini pertama kalinya bagimu?" _________________________ Lilyan tak pernah menyangka kalau dirinya akan terjebak dalam cinta segitiga dengan Rega, bosnya sendiri yang tak lain adalah saudara tiri dari tunangannya. Bahkan yang lebih parahnya, Rega justru jadi lelaki pertama yang berhasil merenggut kesucian Lilyan. Lalu bagaimana nasib pertunangannya dengan Vano, sang tunangan? Apakah semuanya akan baik-baik saja atau justru hancur berantakan?
View MorePagi itu, angin bertiup lembut menyapu halaman rumah besar keluarga Angkasa. Namun di dalam, suasana justru begitu tegang. Lilyan mengerang pelan di ranjangnya, wajahnya pucat, keringat membasahi pelipis. Rega berdiri di sampingnya, menggenggam erat tangan istrinya yang kini tengah berjuang antara nyawa dan kehidupan baru yang akan segera hadir di dunia. "Sayang kita ke rumah sakit sekarang. Sepertinya bayi kita akan segera lahir." Rega tampak panik. Ia segera memerintahkan sopir untuk menyiapkan mobil. Dengan sangat hati-hati Rega mengangkat tubuh istrinya dan masuk ke dalam mobil. Mobil mewah itu segera meluncur menuju rumah sakit terdekat. “Sayang, tahan sedikit lagi. Kita akan segera sampai," bisik Rega sambil menyeka keringat di dahi Lilyan. Lilyan hanya mengangguk lemah. Perutnya yang besar bergerak tak beraturan, kontraksi semakin intens dan jaraknya kian rapat. Setibanya di rumah sakit, Lilyan segera dibawa ke ruang tindakan. "Jangan tinggalkan aku Mas." Lilyan m
Persidangan yang dinantikan seluruh publik akhirnya digelar secara terbuka. Nama Bu Fatma dan Vano menjadi sorotan utama media. Gedung pengadilan dipenuhi oleh wartawan, aktivis hukum, dan masyarakat yang geram atas kejahatan luar biasa yang telah mereka lakukan. Tak hanya karena korupsi dan manipulasi kekuasaan di tubuh Angkasa Mining, tetapi juga karena tindakan mereka telah menyebabkan hilangnya nyawa dan menciptakan trauma mendalam bagi banyak pihak. Jaksa penuntut menghadirkan tumpukan bukti, termasuk rekaman suara, video, dokumen keuangan yang dimanipulasi, hingga bukti percobaan pembunuhan terhadap Gina. Dalam sidang itu pula diputar cuplikan video saat Bu Fatma memberi perintah untuk “menghilangkan pengganggu,” yang merujuk pada Gina. Rekaman tersebut begitu jelas hingga suasana ruang sidang hening—semua yang hadir terpaku dengan ekspresi ngeri. Vano, dalam pembelaannya, mencoba melemparkan seluruh kesalahan pada ibunya. Ia menyatakan dirinya hanyalah “alat” yang dikendalik
Rega melanjutkan kesenangannya. Ia meremas pelan melon jumbo istrinya itu. Membuat Lilyan mengerang penuh nikmat. Tubuhnya bergerak gelisah dengan pipi yang merona merah. "Kamu nggak pernah berubah Sayang, dari dulu tetap menggairahkan." Rega melepas satu persatu kain yang menempel di tubuh istrinya. Tubuh molek itu kini terpampang dengan indah. Membuat darah Rega berdesir. Lilyan tersenyum dan jemari lentiknya membantu Rega melepas kancing kemejanya satu persatu. Rega yang semakin rajin olahraga membuat tubuhnya semakin kokoh. Otot-ototnya terlihat liat dan seksi. Rega menciumi seluruh tubuh Lilyan tanpa ada yang terlewat satu jengkal pun. Lilyan meremas erat bantal di bawahnya saat bibir Rega sampai pada area persawahannya. Kedua kakinya di tekuk dan Rega mulai melakukan kecupan demi kecupan kecil di sana. Seperti biasa, Rega selalu senang bermain di sana. Membuat miliknya benar-benar basah. "Yaangg ooohh...." Lilyan melihat ke arah bawah, kepala Rega bergerak-gerak di sana.
Hari-hari selanjutnya diisi dengan langkah-langkah pemulihan. Rega tak hanya memimpin di ruang rapat, tapi juga berjalan menyapa para karyawan dari divisi ke divisi. Ia ingin semua orang tahu bahwa ia bukan hanya pewaris nama besar, tapi pemimpin sejati yang peduli akan orang-orang yang bekerja di bawahnya. Pak Ferdinan, meski belum pulih sepenuhnya, tersenyum bangga setiap kali melihat Rega duduk di ruang kerjanya, ruang yang dulu pernah ia huni. Kini, tongkat estafet benar-benar telah ia serahkan, bukan karena paksaan atau manipulasi, tapi karena keyakinan bahwa anaknya siap memikul beban besar ini. Dan Lilyan, wanita yang dengan sabar menanti dan menemani Rega melewati badai, kini berada di sampingnya. Ia tak meminta banyak. Cukup melihat Rega tenang dan bahagia, itu sudah menjadi kebahagiaan terbesar baginya. Angkasa Mining pun perlahan kembali bersinar. Bukan hanya sebagai simbol kejayaan, tapi sebagai lambang keteguhan, kebenaran, dan harapan baru. Rega tahu, jalan ini masih
Di ruang rapat utama Angkasa Mining, suasana tegang menyelimuti. Para pemegang saham mulai berdatangan. Beberapa masih berdiskusi, mencoba memahami apa maksud sebenarnya dari rapat ini. Bu Fatma dan Vano duduk di kursi depan. Wajah Bu Fatma tegas, percaya diri. Sementara Vano tampak gugup, meski b
Suasana gang buntu di Jalan Mawar terasa mencekam. Lampu-lampu jalan yang mati membuat tempat itu nyaris tenggelam dalam gelap. Gina, dengan nafas terengah, terus menatap ke belakang. Suara langkah kaki yang berat dan kasar terdengar semakin dekat. "Gina! Dimana kau!" teriak salah satu pria berbad
Suasana ruang tunggu rumah sakit saat itu penuh dengan ketegangan. Aroma disinfektan yang menyengat bercampur dengan kecemasan yang menggantung di udara. Rega duduk di salah satu kursi panjang berwarna abu-abu, menunduk sambil menatap telapak tangannya yang saling menggenggam. Tatapannya kosong, p
Malam itu, langit Jakarta diselimuti mendung kelabu. Hujan rintik-rintik mulai turun membasahi jalanan, menambah suasana mencekam di sudut-sudut kota. Sebuah mobil hitam melaju pelan di kawasan pemukiman sederhana, lampu-lampunya meredup, menyusuri jalan sempit dengan hati-hati.Di dalam mobil, dua






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews