“Apa kamu bilang?” Pak Abdi dan rasa kompak terkejut dan membulatkan. Bimo mengangguk pelan, dia sudah pasrah dia sudah pasrah dan benar-benar ingin meminta pertolongan dari keluarga. Kalau memang kali ini dia mendapatkan dukungan dan kepercayaan lagi dari keluarga besar, Bimo yakin Santi masih bisa kembali.“Pengacara saja sudah datang, kamu benar-benar sudah melakukan kesalahan yang gak bisa dimaafkan, Bim. Bahkan papa yang notabenenya seorang laki-laki, Papa juga nggak suka dengan sikapmu yang seperti ini.”“Papa pikir kamu sudah sadar sejak bertemu dengan Santi. Nggak mungkin tergoda dengan hantu belang, kodok burik, wanita rubah atau siluman ular,” ujar Pak Abdi benar-benar menggunakan istilah yang sangat luar biasa.“Aku benar-benar sudah sadar, Pa, Ma, Lana … aku mohon bantu aku. Nggak mau kehilangan cantik. Mungkin benar pengacara sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan pada, tapi aku benar-benar masih yakin kalau Santi sebenarnya masih sangat-sangat mencintaiku juga ngg
Read More