Ucapan tidak sengaja direktur Omega menyisakan pertanyaan di kepala Kento. Menunggu Asuki yang belum siuman membuat pikiran Kento terbang, entah teror apa yang dimaksud pemimpin agensinya. Asuki telah dipindahkan ke ruang perawatan, Kento duduk sendirian di dalam merebahkan tubuhnya ke sofa. Sejak malam hingga pagi Kento belum memejamkan mata, rasa kantuk dengan cepat menjeratnya. Dalam tidur Kento bermimpi, Asuki melambaikan tangan berpamitan padanya. Kento berteriak memanggil Asuki. Tidak sampai dua jam Kento terjaga. Kento bangun mengusap wajah kasar, diliriknya Asuki yang masih setia menutup mata di ranjang. Asuki tidur dengan damai. Kento beranjak mendekati ranjang, perasaannya mendadak tidak enak. “Asuki…,” panggil Kento pelan. Kento tidak bermaksud membangunkan Asuki, dia hanya memastikan wanitanya baik-baik saja. Kento merindukan senyum Asuki. Bunga tidur tadi sedikit banyak mengusiknya, Kento takut Asuki akan benar meninggalkannya. Di tengah kekalutan Kento, bunyi pintu
Last Updated : 2026-03-08 Read more