Saat ini, Caitlyn benar-benar menyadari satu hal dengan sangat jelas. Dexter tidak mencintainya. Yang dia miliki hanyalah kebutuhan seorang suami terhadap istrinya dan tuntutan Keluarga Mahadira terhadap menantunya.Dia selalu menjadi orang yang tinggi, jauh, dan sulit dijangkau. Padahal Caitlyn sudah menyadari hal itu sejak lama, tetapi setiap kali Dexter menggerakkan jarinya sedikit saja, dia akan melupakan semua prinsipnya.Jika semalam Caitlyn masih sedikit bimbang soal perceraian, sekarang setelah mendengar percakapan mereka di lantai bawah, hatinya terasa sakit sampai dia tak tahu bagaimana menggambarkannya.Wajahnya pucat, ujung jarinya bergetar. Dadanya seperti ditimpa oleh sesuatu yang tak kasatmata, menyesakkan sampai dia nyaris tak bisa bernapas.Dexter menoleh ke atas. Melihatnya berdiri di ujung tangga, dia bertanya, "Caitlyn, anting kemarin mana? Berikan pada Gaby."Mata Caitlyn gelap, membuat wajahnya tampak semakin pucat. Dia tidak menjawab, hanya berbalik ke kamar tidu
Read More