Dexter menoleh lagi, menatap Caitlyn dengan sorot mata tajam. "Aku sudah bilang, kita belum cerai. Caitlyn, sebagai istriku, hal seperti ini seharusnya nggak kamu sembunyikan dariku."Caitlyn menatap balik padanya. "Aku nggak bermaksud menyembunyikan. Hanya saja ujian belum dimulai, jadi aku juga belum tahu apakah bisa diterima atau nggak."Dexter mengernyit, jelas tidak puas dengan jawaban itu.Caitlyn melanjutkan dengan nada datar, "Lagi pula, meskipun kita masih suami istri, bukan berarti semua hal harus aku laporkan padamu, 'kan? Kamu sendiri, kapan pernah cerita padaku?"Yang dia katakan memang benar, sehingga untuk sesaat Dexter tidak tahu harus membantah apa."Aku harus pulang sekarang. Pak Dexter, tolong minggir dulu ...."Setiap kali Caitlyn memanggilnya dengan formal, wajah Dexter semakin menggelap. Sesudah diam beberapa detik, baru dia berkata pelan, "Aku antar kamu.""Nggak usah ...." Dexter tidak mundur sedikit pun. "Kamu nggak kembali ke rumah lama, nggak tinggal di rumah
Read more