Sekitar empat puluh menit kemudian, aroma makanan mulai memenuhi ruangan tim pemasaran. Pizza-pizza hangat diletakkan di meja tengah. Meja besar yang biasanya dipakai untuk rapat mendadak, diskusi singkat, atau tempat meletakkan terlalu banyak dokumen. Hari itu, meja tersebut berubah fungsi menjadi meja makan bersama."Wah!" seru Claudia. "Sudah datang!"Claudia langsung mengetuk pintu ruangan Mareeq. Mareeq langsung keluar dan melihat makanan sudah tersedia. Beberapa anggota tim mulai berdatangan."Silakan kalian nikmati.""Makasih, Mareeq." ujar Claudia.Rhea yang masih baru tampak sedikit canggung. "Boleh ikut ambil, kan?""Tentu saja," jawab Claudia. "Kalau terlambat nanti tinggal pinggiran pizza."Rhea langsung bergerak lebih cepat.Naomi berdiri di depan meja. Tatapannya menyapu kotak-kotak pizza. Lalu berhenti pada sebuah kantong kertas. Burger. Ia mengambilnya dengan tenang.Mareeq yang melihat itu tertawa kecil.
閱讀更多