Malam semakin larut, Sehan malah ingin malam ini cepat berlalu.Tidak ingin badannya tersentuh dan menyentuh tubuh wanita itu. Namun, malam ternyata masih panjang dan masih ada waktu siang bagi tante Alinda untuk menuntut apa yang menjadi haknya. "Kenapa kamu diam? Apakah kamu malu mengakui kalau kamu hanya seorang gigolo? Lelaki yang pekerjaannya hanya melayani dan memuaskan semua wanita. Benarkan, Sehan?" ucap tante Alinda memancing kemarahan Sehan. Dia sengaja melakukan hal itu hanya untuk membuat Sehan marah. Sehan masih terdiam, dia tidak mau membalas perkataan nyonya Alinda yang sangat menusuk hati. Namun, Sehan sadar jika hal itu hanyalah untuk membuatnya marah. "Sehan, kenapa kamu diam saja? Jawablah!" tanya tante Alinda lagi dengan nada lebih tinggi dari sebelumnya. Namun, semua itu mampu dilewati oleh Sehan. "Tante, sesuai perjanjian kita, malam ini adalah malam yang sudah tante bayar untuk sewa jasaku. Ingatlah waktu terus berjalan. Apakah tante akan membu
Last Updated : 2026-04-04 Read more