‘Kepo dikit, nggak masalah kan ya?’Di tempatnya, batin Leena masih komat-kamit. Rasa ingin tahunya semakin memuncak. Dari ekor matanya, Zayn sadar dengan gelagat aneh Leena yang sudah condong ke arahnya. Senyum geli sempat muncul, tapi ia tahan. Pria itu sengaja menjeda ucapan sebentar sebelum kembali fokus ke panggilan. “Oke, saya mengerti. Kirim juga semua detailnya ke email saya sekarang, biar bisa saya tindak lanjuti langsung ke rektorat dalam waktu dekat,” ujar Zayn tegas.Begitu selesai, ia menekan tombol merah di kemudi untuk memutus sambungan. Hening sepersekian detik, sebelum Zayn tiba-tiba menyeletuk tanpa menolehkan pandangan dari jalan.“Nggak sopan tau, nguping obrolan orang. Kalau mau tau, mending hadap sini sekalian!”Merasa tertangkap basah, raut Leena langsung merona. Dengan gerakan cepat ia melempar kembali tubuhnya ke sandaran jok dan kembali merapat ke jendela.“Dih, siapa juga yang nguping. Lagian bukan urusan saya,” elak Leena ketus sambil memalingkan wajah de
Last Updated : 2026-06-20 Read more