Saat senja mulai turun, Bricia dan Feli berpamitan. Alasan resminya ingin merayakan wisuda berdua. Meski kenyataannya, Bricia hendak menepati janji makan malam dengan Andrew, dan lagi-lagi nama Feli dijadikan tameng paling aman. “Bri sama Feli ke kosan Feli dulu, ya, Pa,” ucap Bricia santai. “Papa jaga Louisa. Tapi ingat…” ia menaikkan telunjuknya, wajahnya mendadak garang, “tetap jaga jarak. Jangan dekat-dekat. Aku nggak mau adikku kenapa-kenapa.” Eric hanya mengangguk patuh. Cari aman jelas pilihan terbaik. Selain itu, ia tahu tubuh Louisa memang sedang sensitif. Meski begitu, ia berjanji dalam hati akan selalu siaga kapan pun Louisa butuh bantuannya. “Siap, Sayang,” jawabnya ringan. “Kamu juga selamat bersenang-senang. Papa sudah transfer buat kalian berdua.” Senyum Bricia langsung melebar. Bagian itu selalu jadi favoritnya. “Oke, makasih, Pa. Kalau gitu, kami jalan dulu. Bye, Papa… bye, Loui. And bye, baby,” ujarnya sambil melambaikan tangan. Bricia dan Feli masuk ke mobil H
Terakhir Diperbarui : 2025-12-23 Baca selengkapnya