Sementara itu, dirumah nan megah Aqilah putri dari Harun dan Aisyah tampak gelisah berdiri dibalik tirai gorden, menghadap kejendela sembari terus menunggu. "Mah, Papa lama sekali." Entah sudah berapa kali Aqilah mengucapkan kalimat yang sama. Dan Aisyah, dia juga menjawab dengan jawaban yang sama berulang kali. "Sebentar lagi, Sayang. Mungkin Papa masih kerjebak macet." Aqilah yang berdiri dibalik tirai gorden, berkali-kali tampak menguap. Matanya sudah merah, pertanda jika bocah itu sudah sangat mengantuk. Namun meski Aisyah sudah memaksa untuk tidur, dia tetap tak mau, kekeh menunggu sampai papanya pulang. "Mah, coba telepon Papa," rengek Aqilah. "Papa sedang dalam perjalanan, Sayang. Nanti konsentrasi Papa terganggu kalau kita telepon. Kita tunggu aja ya. Kalau Aqilah udah gak kuat nahan kantuk, bobok aja sini, Nanti pas Papa sampai, Mama bangunin Aqilah." Biasanya sang anak langsung menurutu, namun tidak kali ini. Tidak seperti biasanya, kali ini Aqilah tetap kekeh ingin me
Última actualización : 2025-12-01 Leer más