Tiga hari kemudian, di halaman pribadi Paviliun Bintang Jatuh, di tepi kolam, Lin Tian tertidur dengan mata terpejam, sama sekali tidak menyadari dunia di sekitarnya.Begitu Token Giok Bintang mencapai tingkat empat, seorang murid berhak tinggal di halaman terpisah, dan Lin Tian memenuhi syarat tersebut.Namun, ia tidak sekadar tidur.Dalam mimpinya, lautan bergemuruh hebat. Di tepi pantai, berdiri sosok yang memegang tombak. Setiap gerakannya disertai auman harimau ganas, seolah-olah kawanan harimau melolong di pegunungan.Gelombang raksasa menghantam, lalu sosok itu mengubah teknik tombaknya. Gerakannya menjadi kokoh dan tak tertembus, seperti Kura-kura Hitam raksasa yang menelan ombak.Sesaat kemudian, ia melompat dan berubah menjadi Kunpeng, melayang ke langit. Dengan raungan keras, tombaknya menjelma menjadi Naga Biru yang mengaum ke arah lautan.Setelah beberapa waktu, sosok itu mendarat dan duduk di pantai.Orang itu tidak lain adalah Lin Tian.Karena ini adalah mimpi, segalany
Read more