Rumah mewah itu masih berdiri megah seperti biasa. Lampu kristal menggantung anggun di langit-langit, lantai marmer berkilau, dan meja makan panjang dengan kursi-kursi berlapis beludru tampak tertata sempurna.Namun malam ini, suasananya terasa… asing.Sofia duduk di ujung meja, punggungnya tegak, ekspresinya tenang—terlalu tenang. Tatapannya kosong, bukan lelah, melainkan dingin. Seolah-olah jarak emosional telah ia bangun dengan rapi, setinggi tembok yang mustahil ditembus.Di seberangnya, Tonny duduk dengan senyum yang dipaksakan. Pria itu terlihat rapi, sopan, dan penuh perhatian—setidaknya di permukaan. Namun jemarinya yang sesekali mengetuk meja tanpa sadar, mengkhianati kegelisahannya.Tidak ada Sinta.Kursi di sisi kanan Tonny kosong. Biasanya di sanalah wanita itu duduk, sibuk bicara, sibuk menebar kata manis palsu. Kini, hanya ada piring kosong yang belum disingkirkan pelayan.Tonny melirik kursi itu sebentar, lalu kembali tersenyum seolah semuanya normal.Charlotte duduk di
最終更新日 : 2026-02-02 続きを読む