Butiran embun di permukaan gelas menjadi bukti sudah berapa lama Yasmin duduk sendirian di sebuah kafe, sedangkan orang yang mengajaknya bertemu itu masih belum juga menampakkan batang hidungnya.“Ini orang niat datang gak sih?!” ucapnya kesal. Karena pertemuan ini tadi, ia jadi tidak sempat berbelanja ke pasar.Namun nyatanya, sudah hampir dua jam Sabrina belum juga datang.“Aku tunggu sepuluh menit lagi. Kalau masih belum datang, aku pulang saja,” putusnya, mengangguk yakin.Yasmin meraih gelasnya, lalu menghabiskan isinya hingga tandas.Tepat saat isi gelas itu kosong, pintu masuk kafe terbuka dari luar.Sabrina melangkah dengan angkuh menghampiri Yasmin. Setiap langkahnya dibuat seanggun mungkin, dagu terangkat tinggi. Ia menarik kursi di hadapan Yasmin, lalu duduk dengan gaya yang terkesan sombong.“Maaf menunggu lama, jalanan macet banget,” ucapnya sambil tersenyum sinis, menatap Yasmin dari atas hingga ke bawah.“Gak masalah,” balas Yasmin dengan senyum yang dipaksakan. “Jadi…
Terakhir Diperbarui : 2026-06-19 Baca selengkapnya